Rabu, 26 Oktober 2016

PENGANTAR ILMU SOSIAL DASAR



ILMU SOSIAL DASAR
I.1. PENGERTIAN 

Berdasarkan sumber filsafat yang dianggap sebagai induk dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan  dapat dikelompokkan  menjadi tiga :

a.  Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah), meliputi:  Fisika, Kimia, Astronorni, Biologi dan lain-lain.
b. Sosial  Sciences  (Ilmu-ilmu  Sosial),  terdiri  dari  :      Sosiologi,  Ekonorni, Politik Antropologi,  Sejarah,  Psikologi,  Geografi  dan lain-lain.
c.    Humanities (Ilmu-ilmu Budaya) meliputi :   Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian  dan lain-lain.

Mengikuti  pembagian  ilmu pengetahuan  seperti  tersebut  di   atas, maka Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Budaya Dasar adalah satuan pengetahuan  yang dikembangkan  sebagai  usaha pendidikan
Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu yang menelaah permasalahan sosial yang tejadi di dalam masyarakat dengan menggunakan pengertian – pengertian ( fakta, konsep dan teori ) yang berasal dari berbagai dari bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu – ilmu sosial seperti : sejarah, ekonomi, geografi, social, antropologi, psikologi sosial.

Ilmu Sosial Dasar bukanlah gabungan dari ilmu – ilmu sosial yang dipadukan karena masing – masing sebagai disiplin ilmu memiliki obyek dan metode ilmiahnya tersendiri namun sebaliknya, Ilmu Sosial Dasar bukan juga merupakan displin ilmu tersendiri karena Ilmu Sosial Dasar tidak mempunyai obyek dan metode ilmiah tersendiri serta tidak tidak mengembangkan suatu penelitian sebagai mana suatu disiplin ilmu seperti ilmu-ilmu social di atas.

Ilmu Sosial Dasar merupakan disiplin ilmu yang khusus dirancang untuk kepentingan     pendidikan/pengajara  diberikan   di  Perguruan   Tinggi untuk para mahasiswanya agar mendapatkan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang   dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi dan penalaran mahasiswa dalam  menghadapi lingkungan sosialnya dapat ditingkatkan, sehingga   lebih  peka  terhadapnya.

I.2. TUJUAN 

Sebagai salah satu dari Mata Kuliah Dasar Umum, Ilmu Sosial Dasar mempunyai tujuan  pembinaan mahasiswa agar  :
a. Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-rnasalah social yang terjadi di dalam masyarakat.
b. Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya,
c. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan dapat mendekatinya (mempelajarinya) secara kritis-interdisipliner.
d. Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi      dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.

II. ISD DAN IPS

Ilmu  Sosial  Dasar  (ISD)  dan Ilmu  Pengetahuan   Sosial  (IPS)  kedua-duanya mempunyai    persamaan    dan  perbedaan.
Adapun   persamaan    antara   keduanya   adalah   :

  1. Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
  2. Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.

Adapun   perbedaan   antara   keduanya   adalah   :
  1.  Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial  diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
  2.  Ilmu Sosial Dasar  merupakan satu matakuliah tunggal, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
  3.  Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu  Pengetahuan Sosial diarahkan  kepada  pembentukan pengetahuan dan  ketrampilan    intelektu
III. RUANG LINGKUP PEMBAHASAN ILMU SOSIAL DASAR

Materi Ilmu Sosial Dasar terdiri atas masalah-rnasalah sosial. Untuk dapat menelaah   masalah-rnasalah   sosial,  hendaknya   terlebih  dahulu  kita  dapat mengindentifikasi kenyataan - kenyataan  sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Sehingga dengan demikian bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan  atas tiga golongan  yaitu  :
  1. Kenyataan-kenyataan sosial  yang  ada  dalam  masyarakat.  yang  secara bersama-sama  merupakan masalah social tertentu. Kenyataan-kenyataan sosial  tersebut  sering  ditanggapi  secara  berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial, karena adanya perbedaan  latar belakang disiplin  ilmu  atau  sudut  pandangannya. Dalam  Ilmu  Sosial  Dasar  kita menggunakan  pendekatan  interdisiplin/multidisiplin.
  2. Konsep-konsep   sosial  atau  pengertian-pengertian    tentang  kenyataan• kenyataan  sosial  dibatasi  pada  konsep  dasar  atau  elementer  saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-rnasalah sosial yang dibahas dalam  Ilmu Pengetahuan  sosial. Sebagai  contoh   dari   konsep   dasar   semacam itu  misalnya  konsep "keanekaragaman"   dan  kosep  "Kesatuan  sosial",   Bertolak  dari  kedua konsep  tersebut  di  atas,  maka dapat  kita  pahami  dan  sadari  bahwa  di dalam masyarakat  selalu terdapat  :
A.  Persamaan dan perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah laku baik secara individual  atau kelompok/golongan.
B.  Persamaan  dan perbedaan  kepentingan.
Persamaan   dan  perbedaan   itulah  yang  menyebabkan    sering  timbulnya pertentangan/konflik,      kerja-sama,   kesetiakawanan    antar  individu   dan golongan.
c       3.  Masalah-rnasalah    sosial  yang  timbul  dalam  masyarakat,    biasanya   terlibat dalam   berbagai kenyataan-kenyataan       sosial   yang   antara   satu   dengan lainnya   saling  berkaitan.

Berdasarkan    bahan  kajian   seperti   yang  disebut    di  atas,  dapat  dilanjutkan ke dalam   pokok   bahasan    dan   sub pokok   bahasan, untuk dapat di operasionalkan. Ilmu Sosial  Dasar  terdiri  dari delapan pokok  bahasan.  Dari  ke  delapan Pokok  Bahasan  tersebut  maka  ruang  lingkup  perkuliahan  Ilmu  Sosial Dasar diharapkan  mempelajari  dan memahami  adanya  :

1.  Masalah   kependudukan    dalam   hubungannya  dengan perkembangan  masyarakat  dan kebudayaan.
2.      Masalah individu,  keluarga  dan masyarakat. 
3.      Masalah pemuda  dan sosialisasi. 
4.      Masalah  hubungan  antara  warga negara  dan negara. 
5.      Masalah pelapisan  sosial dan kesamaan  derajat. 
6.      Masalah  masyarakat  perkotaan  dan masyarakat  pedesaan. 
7.      Masalah pertentangan-pertentangan   sosial  dan integrasi. 
8.      Pemanfaatan ilmu pengetahuan  dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Tema pokok dari perkuliahan Ilmu  Sosial  Dasar  merupakan   suatu  bahan  studi  atau  Program   Pengerjaan yang   khusus   dirancang    untuk   kepentingan     pendidikan/pengajaran       yang   di Indonesia   diberikan   di  Perguruan   Tinggi.   Tegasnya   mata  kuliah   Ilmu  Sosial Dasar   diberikan    dalam   rangka   usaha   untuk   memberikan    pengetahuan    dasar dan   pengertian   umum   tentang    konsep-konsep   yang   dikembangkan      guna mengkaji    gejala-gejala     sosial   agar   daya   tanggap,    persepsi    dan   penalaran mahasiswa     dalam   menghadapi     lingkungan     sosialnya    dapat   ditingkatkan, sehingga mahasiswa peka, tanggap,kritis serta berempati atas solusi pemecahan masalah sosial dan budaya secara arif serta  lebih  peka  terhadapnya


DISUSUN OLEH :
RIKI ABDILLAH 1KA19
AHMAD AZHAR
AULIA RAHMAN
FAJAR DIMAS
RIFQI HIDAYATULLOH






Tidak ada komentar:

Posting Komentar