Jumat, 23 Maret 2018

Sepenggalan Kisah




Kutipan tersebut cukup relevan unuk diriku. Kutipan yang membuat diriku terus bersemangat dalam menghadapi tantangan hidup. Banyak hal yang telah aku alami selama ini. Dari pahit hingga manis, dari suka maupun duka.

Tak terasa, diriku sudah menginjak usia yang ke 34 tahun. Aku lahir di Bekasi, dengan 3 bersaudara. Kampung halaman Ibuku di Tasikamalaya sedangkan Ayahku di Karawang. Kehidupan keluargaku yang ‘kontraktor’ sehingga membuat kami sering kali berpindah tempat tinggal sesuai dengan tempat kerja ayahku. Jalan hidupku masih biasa saja seperti anak-anak lainnya, dari pagi hingga siang aku sekolah, sore hari aku main dengan teman – teman ku, selepas magrib aku belajar mengaji di rumah Uztad yang letaknya tak jauh dari rumahku
.
Selepas lulus SMP di Ciputat pada tahun 1999, Ayahku menyuruhku untuk melanjuti sekolah ku di Kampung halaman ayahku, di SMKN 1 Karawang. Sungguh pilihan yang sulit bagiku, untuk pertama kalinya aku jauh dari orang tua, menjalani hidup secara mandiri. Dengan berat hati, aku turuti perintah Ayahku. Awalnya kau tinggal bersama Ua aku di karawang hingga beliau meninggal dunia tahun 2001, maka aku putuskan untuk tinggal di tempat kostan bersama teman – teman sekolah. Hari demi hari, bulan demi bulan aku lalui, awalnya memang sulit hidup sebagai anak kostan namun aku berusaha menjalani dengan baik karena itulah keputusan yang aku ambil. Tak terasa 3 tahun telah berlalu, akhirnya aku pun lulus dari sekolah walaupun lulus dengan nilai yang standar saja, aku tetap bersyukur dengan hal itu serta yang paling penting aku bisa berkumpul kembali keluarga di rumah.

Setelah lulus dan berkumpul di rumah, jadilah aku seorang ‘pengacara’ atau ‘pengangguran banyak acara’. Di hati kecilku, aku ingin melanjutkan ke bangku kuliah namun ekonomi keluarga yang kurang dan masih ada 2 adik yang masih sekolah sehingga aku menunda untuk kuliah. Aku mencoba mencari lowongan kerja, keluar masuk gedung bersama teman-teman sewaktu kecil. Bulan Oktober 2002, aku diterima kerja di perusahaan retail ternama di Indonesia, memulai pekerjaan yang jauh dari ilmu yang aku dapatkan dari bangku sekolah, aku harus belajar ilmu tentang retail dari dasar. Belum genap setahun bekerja, kembali aku dihadapkan 2 pilihan yang sulit, dimana Ayahku mengambil pension dini sehingga beliau ingin pulang ke kampung di Tasikmalaya, disisi lain aku tidak ingin ikut karena masih terikat dengan pekerjaan dengan resiko aku pisah (kembali) dengan keluarga. Akhirnya aku memilih untuk  tak ikut keluarga dan menjalani hidup sendiri di Jakarta. 

Setelah 5 tahun bekerja, aku menikah wanita pujaan ku, pernikahan yang sederhana namun berarti. Setahun kemudian lahirnya anak yang pertama, seorang bidadari kecil yang manis, yang membuat diriku lebih semangat dalam mencari rezeki. Ditengah keuangan rumah tanggaku yang belum sepenuhnya stabil, tanpa diduga sebelumnya, istriku mengandung anakku yang kedua. Aku yakin rezeki sudah diatur oleh Allah SWT, tinggal kita yang mau berusaha atau tidak. Dan doaku terkabul, di pertengahan tahun 2012 Allah SWT memberikan aku jalan untuk mencari rezeki yang lebih luas, aku terpilih untuk mengikuti promosi, Alhamdulilah aku pun lulus dan kondisi keuangan rumah tangga  mulai membaik. Kurang dari 2 tahun setelah promosi, akhir tahun 2013 aku kembali terpilih untuk ikut promosi ke posisi yang lebih tinggi, Alhamdulillah aku lulus. 

Dengan bertambah tuntutan pekerjaan terutama kemampuan hardskill, softskill dan pola pikir  yang lebih dari sebelumnya maka saya mewujudkan impianku yang lama terpendam yaitu kuliah. Aku berdiskusi panjang dengan istri dan keluarga, kenapa harus kuliah, bagaimana harus membagi keuangan, waktu dan tenaga secara proposional. Lalu aku mantapkan tekad untuk kuliah di tahun 2016 dengan penuh pengorbanan, perjuangan dimana aku harus membagi uang, waktu, tenaga, pikiran untuk menjadi seorang ayah, suami, mahasiswa dan karyawan. Itulah jalan yang aku pilih, tiada penyesalan, yang ada hanya pelajaran hidup. 


Referensi Gambar :





Tidak ada komentar:

Posting Komentar