Sabtu, 21 April 2018

Berbahagialah





Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar, membaca bahkan mengucapkan kata BAHAGIA.  Salah satu kata yang sederhana namun mengena. Selama manusia hidup, pastinya seorang manusia sebagai individu memiliki  momen-momen yang bahagia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari kata bahagia adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan).

Bahagia itu terbentuknya suatu perasaan positif yang terpancar dari dalam pikiran, suasana hati karena respon dari suatu kejadian yang dialami. Maka setiap individu  memiliki persepsi yang relatif berbeda tentang bahagia. Tergantung dari tingkat bahagia yang mereka inginkan. Ada yang merasa bahagia dengan melihat orang yang di sekitar tersenyum, ada pula tingkat bahagianya dengan ukuran material contohnya uang.

Perasaan bahagia yang paling sederhana bagi seorang manusia yang telah menjadi seorang ayah adalah dimana ada suatu momen dia dapat meluangkan waktu bersama anaknya. Sang ayah mendengarkan cerita keseharian dari sang anak, bermain hingga  makan bersama. Suatu momen yang teramat langka di era sekarang ini, dimana tuntutan pekerjaan yang begitu luar biasa hebatnya sehingga seorang ayah bisa bekerja selama lebih dari 10 jam sehari. Sama halnya dengan sang anak, ia akan merasakan bahagia yang teramat dalam, tersenyum dengan polosnya, bebas bertingkah polah dengan sang ayahnya.

Ada pula seorang manusia merasa bahagia ketika duduk sendiri sambil meminum secangkir kopi di teras rumahnya. Ada juga yang begitu bahagia ketika dia mendapatkan promosi jabatan di dalam pekerjaan.nya.

Banyak hal yang membuat seorang manusia merasa bahagia dalam hidupnya namun kita kembali lagi ke diri kita masing-masing. Bahagia adalah pilihan. Kita bebas memilih bahagia yang seperti apa. Berbahagialah…


#sabtulis
#persuasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar