Dalam kehidupan sehari-hari,
kita sering mendengar, membaca bahkan mengucapkan kata BAHAGIA. Salah satu kata
yang sederhana namun mengena. Selama manusia hidup, pastinya seorang manusia
sebagai individu memiliki momen-momen
yang bahagia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari kata bahagia
adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang
menyusahkan).
Bahagia itu terbentuknya suatu
perasaan positif yang terpancar dari dalam pikiran, suasana hati karena respon
dari suatu kejadian yang dialami. Maka setiap individu memiliki persepsi yang relatif berbeda tentang
bahagia. Tergantung dari tingkat bahagia yang mereka inginkan. Ada yang merasa
bahagia dengan melihat orang yang di sekitar tersenyum, ada pula tingkat
bahagianya dengan ukuran material contohnya uang.
Perasaan bahagia yang paling
sederhana bagi seorang manusia yang telah menjadi seorang ayah adalah dimana
ada suatu momen dia dapat meluangkan waktu bersama anaknya. Sang ayah mendengarkan
cerita keseharian dari sang anak, bermain hingga makan bersama. Suatu momen yang teramat langka
di era sekarang ini, dimana tuntutan pekerjaan yang begitu luar biasa hebatnya
sehingga seorang ayah bisa bekerja selama lebih dari 10 jam sehari. Sama halnya
dengan sang anak, ia akan merasakan bahagia yang teramat dalam, tersenyum
dengan polosnya, bebas bertingkah polah dengan sang ayahnya.
Ada pula seorang manusia
merasa bahagia ketika duduk sendiri sambil meminum secangkir kopi di teras
rumahnya. Ada juga yang begitu bahagia ketika dia mendapatkan promosi jabatan
di dalam pekerjaan.nya.
Banyak hal yang membuat seorang
manusia merasa bahagia dalam hidupnya namun kita kembali lagi ke diri kita
masing-masing. Bahagia adalah pilihan. Kita bebas memilih bahagia yang seperti
apa. Berbahagialah…
#sabtulis
#persuasi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar