Setiap unit Bisnis baik
kecil maupun besar pastinya memiliki sejumlah karyawan ditiap bagian (department)
dalam unit bisnis tersebut. Dan dari sejumlah karyawan tersebut memiliki
tingkat kedisplinan yang berbeda. Demi terjaganya tingkat kedisplinan
karyawannya khususnya tingkat kehadiran, diperlukan suatu alat ukur untuk mencatat
dan memantau tingkat kehadiran dari karywan tersebut. Salah satu alat yang
dipakai adalah mesin absensi.
Penggunaan mesin absensi
saat ini telah memberikan banyak kemudahan kepada para pimpinan perusahaan atau
lembaga yang ingin mendeteksi dan mengontrol tingkat kedisplinan para karyawannya.
Perkembangan mesin absensi terus mengalami evolusi dari tahun ke tahun. Pada
awalnya, perangkat mesin ini hanya berasal dari bahan besi biasa saja. Pada masa kini kita bisa menemukan perangkat mesin absensi dengan menggunakan bahan yang
terbuat dari besi yang solid.
Selanjutnya perkembangan mesin absensi pun terus mengalami inovasi dalam
hal fungsi dan pendeteksian. Alat ini menggunakan system biometric untuk
mendeteksi karakter-karakter khusus. Diantara sudah dikembangkan mesin absensi dengan system digital. Caranya adalah
dengan memasukkan kartu absensi atau menggunakan password sehingga dapat
terdeteksi. Bahkan yang bisa dideteksi adalah sidik
jari, suara dan juga wajah.
Berikut ini beberapa
contoh perbandingan antara perkembangan inovasi mesin absensi :
Mesin Absensi Manual ( Clock in - Clock Out).
Mesin Absensi ini menggunakan
kartu khusus dengan dimensi dan layout yang telah ditentukan. Kartu
absensi ini terdiri dari kolom clock in dan clock out. Mesin Absensi juga dilengkapi dengan jam analog yang terjelas dibagian depan dan dapat setting secara manual serta pita
untuk mencetak jam masuk atau keluar.
Mesin Absensi Magnetic
Card.
Di akhir tahun 1970an dan di awal tahun 1980an muncul inovasi baru dari mesin absensi, yaitu mesin absen
magnetic card. Ada perbedaan antara mesin absensi manual dan magnetic dimana ada bagian
slot untuk menggesek kartu disamping mesin. Cara kerjanya untuk mendata kehadiran karyawan, seorang karyawan harus memilki
access card sebagai medianya.
Mesin Absensi Sidik Jari (Finger
Print)
Berikutnya adalah Mesin absen sidik jari atau
finger print sudah ada sejak tahun 1997, Mesin ini menggunakan bagian sidik jari untuk mengautentifikasi pengguna/karyawan. Pembuat mesin absen sidik jari ini menyadari bahwa semua sidik jari manusia yang
ada di dunia ini adalah berbeda satu sama lainnya walaupun manusia tersebut memliki kembar identik.
Mesin Absensi Biometrik
Mesin ini disebut pula mesin absen pendeteksi wajah, mesin absen ini sudah bisa
kita temui di kebanyakan instansi atau perusahaan. Cara kerja nya di klaim lebih
canggih daripada mesin sebelumnya, dengan melihat atau mendeteksi karakteristik
bagian tertentu dari wajah manusia tersebut kemudian mengautentifikasi
karyawan saat proses pengabsenan.
Mesin Absensi berbasis
Web
Mesin absensi berbasis
web disebut pula Mesin absensi online. Mesin absensi ini tidak seperti pada
umumnya, karena mesin absen ini terletak pada Komputer atau alat tertentu karyawan setiap karyawan tersebut memilki username dan password untuk Log In - Log out dalam proses pengabsenan.
Referensi artikel:





Tidak ada komentar:
Posting Komentar