A. PENGERTIAN
Inovasi dapat diartikan sebagai proses dan/atau hasil pengembangan pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial).
Inovasi merupakan hal yang tidak dapat diabaikan dalam keberlangsungan suatu perusahaan. Inovasi menurut Bessant dan Tidd (2011), inovasi adalah proses penerjemahan ide ke dalam produk, proses, atau jasa baru yang bermanfaat dan dapat digunakan. Melalui inovasi, perusahaan mengalami pembelajaran tentang bagaimana perusahaan menghadapi tantangan. Sisi positif dalam inovasi adalah pertumbuhan dalam organisasi. Inovasi didorong oleh kemampuan dalam melihat peluang dan mengambil keuntungan dari inovasi tersebut.
Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.
Lyytinen dan Rose (2003) memperluas definisi Swanson dan menentukan inovasi berbasis teknologi informasi dalam hal disruptive IT innovation sebagai inovasi arsitektural yang berasal dari apa yang mereka sebut “informasi basis teknologi”, mengacu pada Teece, Christensen, dan Swanson (1986; 1997; 1994 ). Mereka membedakan antara ketiga jenis inovasi IT dan interaksi mereka dalam apa yang mereka sebut “tiga set model inovasi teknologi informasi”.
Lyytinen / Rose (2003) lebih lanjut mendefinisikan efek dari disruptive IT innovation mencakup layanan baru, dan jenis baru dari proses pembangunan. Menurut Lyytinen dan Rose, paket jaringan telekomunikasi di tahun 1990-an merupakan inovasi dasar IT yang mendorong inovasi berikutnya dalam pengembangan dan layanan sistem.Terdapat tiga pandangan kontekstual terhadap inovasi, yaitu konteks ekonomi, organisasional, dan jaringan.
Ketiga pandangan tersebut menyimpulkan bahwa inovasi:
- Membuat model bisnis lebih terfokus dan atraktif.
- Membuat organisasi lebih adaptif dalam menghadapi tantangan dan kemajuan zaman.
- Membuka peluang dalam memperluas jaringan dan saling bertukar informasi serta menerapkan konsep open innovation di mana pada konsep ini memungkinkan inovasi dalam organisasi berasal tidak hanya dari internal namun juga dari eksternal perusahaan, seperti pelanggan, rekan bisnis, bahkan competitor.
B. MANFAAT
Dengan bermunculan pelbagai Inovasi dalam Sistem Informasi, mampu memberikan efek yang positif dalam proses penyelesaian tugas-tugas pekerjaan baik di pemerintahan maupun di swasta. Sejalan dengan majunya Sistem Informasi maka akan mempermudah pekerjaan dan menutupi kekurangan yang telah ada di bidang-bidang tertentu.
Beberapa manfaat Inovasi Sistem Informasi dalam beberapa bidang Bisnis :
- Manfaat Inovasi Sistem Informasi di bisnis retail konvensional, dalam sebuah unit bisnis, suatu inovasi Sistem Informasi sangat dibutuhkan apalagi dalam pemrosesan data. Di abad 21 ini sudah 90% perusahaan besar ataupun kecil sudah memasukan teknologi komputer dan internet pada setiap kegiatan di unit bisnis tersebut, contohnya sebagai proses transaksi, upload acara promo, perhitungan stok barang, memproses dan memelihara data yang tersedia dll. Setelah masuknya bidang teknologi ke sebuah perusahaan sekarang kita sudah mudah untuk melakukan analisa bisnis lebih mendalam dan akurat untuk jangka waktu tertentu.
- Manfaat Inovasi Sistem Informasi di bisnis retail On Line ( E-Commerce.). Dengan adanya E-Commerce, masyarakat dapat melakukan jual beli tanpa harus pergi ke tempat yang menyediakan barang yang diinginkan.
- Manfaat Inovasi Sistem Informasi di bisnis perbankan, Di saat ini dengan mobilitas masyarakat yang tinggi khususnya masyakarat perkotaan sangat membutuhkan kemudahan dalam bertransaksi dan mempercepat proses tanpa harus pergi ke bank.
C. CONTOH
Berikut ini beberapa contoh dari Inovasi Sistem Informasi :
- Dalam Retail Konvensional, penggunaan Aplikasi Software seperti Alphapos Web App, ReTek SIM, Office App dll dalam pengelolaan data yang di unit bisnis tersebut.
- Dalam Retail On Line, penggunaan media sosial dan On line Store dalam memasarkan produk yang diinginkan.
- Dalam dunia perbankan, kita menyebutnya sebagai Internet Banking. Internet Banking adalah Sistem Informasi yang diterapkan melalui adanya transaksi perbankan melalui internet. Beberapa transaksi yang dimaksud antara lain transfer uang, pemindah bukuan, pembayaran, pengecekan saldo dan sebagainya
Referensi artikel :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Reka_baru
- https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi
- http://sis.binus.ac.id/2017/04/21/inovasi-dalam-sistem-informasi
- https://naufalakmalfauzi.wordpress.com/2016/10/10/inovasi-sistem-informasi-teknologi-informasi-modern/
- https://sherlyyunitabahrun.wordpress.com/2014/10/10/dampak-teknologi-terhadap-dunia-bisnis/
- http://mutiarapujiasepti.blogspot.com/2016/10/pengertiancontohdan-manfaat-dari.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar